SELAMAT DATANG DI WWW.MGMPMAPO.BLOGSPOT.COM

Senin, 06 Desember 2010

HUMOR MATEMATIKA

Matematika yang berorientasi pada otak kiri perlu diimbangi dengan usaha mengembangkan otak kanan lewat humor .........



sakit jiwa
Tiga orang sakit jiwa sedang bersama dokter yang mengetes daya ingat mereka. Dokter mengajukan pertanyaan sederhana kepada Jul,
" Tiga kali tiga berapa ?"
" 176 " jawabnya.
Dokter lalu berpaling kepada Erwin
" Berapakah tiga kali tiga ?"
" Kamis ", jawab Erwin
Dokterpun berpaling kepada Narto,
"Berapakah tiga kali tiga?"
" Sembilan", jawabnya
" Bagus sekali. Kok kamu bisa, bagaimana menghitungnya ?" tanya dokter dengan semangat.
" Gampang sekali, kamis dikurangi 176."


PENEMU ANGKA NOL
Bu Irma yang sedang menerangkan bilangan bulat kesal dengan muridnya,Rudi, yang nampak terkantuk-kantuk mengikuti pelajaran. Untuk menggugah perhatiannya Bu Irma mengajukan pertanyaan pada Rudi.
" Siapa penemu angka nol, rud?" 
Dengan tergagap-gagap Rudi menjawab " sumpah bukan saya bu, sejak tadi saya hanya di sini "
Sambil bersungut-sungut bu Irma nyambung " ya sudah sana ke kamar kecil, raup "

BILANGAN BULAT
Masih di tempat dan  KD yang sama bu Irma bertanya pada Reni, muridnya yang paling resek.
" Coba reni, apa artinya bilangan bulat ?"
Dengan suara mantap Reni menjawab " bilangan yang bundar-bundar bu"
" Iki tunggale ae, sana susul rudi raup "

TEOREMA PYTHAGORAS
Pak Imam sedang menerangkan teorema Pythagoras.
Pak Imam : " Parmin kenapa teori itu diberi nama TEOREMA PYTHAGORAS "
Parmin      : " Karena penemunya bukan saya, pak "
Pak Imam : " Apa hubungannya ?
Parmin      : " Kalo penemunya saya pasti namanya TEOREMA PARMIN "
Pak Imam : " Bagus ........."


GADIS MATEMATIS dan GADIS LOGIS

Ada dua orang gadis, salah satu dari mereka cara berpikirnya MATEMATIS (M) dan yang lainnya cara berpikirnya mengandalkan LOGIKA ( L) . Mereka berdua berjalan pulang melewati jalan yang gelap, dan jarak rumah mereka masih agak jauh. Setelah beberapa lama mereka berjalan….

M : Apakah kamu juga memperhatikan, ada seorang pria yang sedang berjalan mengikuti kita kira2 sejak tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya khawatir dia bermaksud jelek.


L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita.


M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap kita. Apa yang harus kita lakukan.



L : Hanya ada 1 cara logis yg harus kita lakukan, yaitu berjalan lebih cepat.

M : Itu tidak banyak membantu, gimana nich…..

L : Tentu saja itu tidak membantu, Logikanya kalau kita berjalan lebih cepat dia juga akanmempercepatjalannya.

M : Lalu, apa yang harus kita lakukan? Dengan kecepatan kita seperti ini dia akan berhasil menangkap kita dalam waktu dua setengah menit…

L : Hanya ada satu langkah Logis yang harus kita lakukan.. Kamu lewat jalan yang ke kiri dan aku lewat jalan yang kekanan. sehingga dia tidak bisa mengikuti kita berdua dan hanya salah satu yang diikuti olehnya.

Setelah kedua gadis itu berpisah, ternyata Pria tadi mengikuti langkah si gadis yang menggunakan logika
(L ). Gadis matematis ( M) tiba di rumah lebih dulu dan dia khawatir akan keselamatan sahabatnya.Tapi, tidakberapa lama kemudian, Gadis Logika (L ) datang.

M : Oh terima kasih Tuhan.. Kamu tiba dengan selamat. Eh, gimana pengalamanmu diikuti oleh Pria tadi?

L : Setelah kita berpisah dia mengikuti aku terus.

M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang terjadi kemudian dengan kamu?

L : Sesuai dengan logika saya langsung lari sekuat tenaga dan Pria itupun juga lari sekuat tenaga mengejar saya.

M : Dan… dan..

L : Sesuai dengan logika dia berhasil mendekati saya di tempat yang gelap…

M : Lalu.. Apa yang kamu lakukan?

L : Hanya ada satu hal logis yang dapat saya lakukan, yaitu saya mengangkat rok saya..

M : Oh… Lalu apa yang dilakukan pria tadi?

L : Sesuai dengan logika… Dia menurunkan celananya…

M : Oh tidak… Lalu apa yang terjadi kemudian?

L : Hal yang logis bukan, kalau gadis yang mengangkat roknya larinya lebih cepat dari pada lelaki yang berlari sambil memelorotkan celananya… So akhirnya aku bisa lolos dari pria itu.


TUTUP MINYAK WANGI
Kejadian ini terjadi pada suatu TERMINAL BIS ketika menjelang LEBARAN, waktu itu terminal penuh sesak, sehingga untuk berjalanpun sulit. Seorang Ibu muda dan cantik dengan susah payah ahirnya mencapai sebuah Bis yang masih kosong dan duduk di dalamnya sambil menunggu Bis diberangkatkan. Akan tetapi si ibu merasa kebelet ingin buang air kecil, karena terminal penuh sesak Ia tetap diatas Bis tetapi ada juga yang bocor sedikit di tempat duduk. Tak lama kemudian datang seorang Bapak yang hendak duduk disebelah Ibu Muda itu. Melihat tempat duduk nya basah sedikit, maka sang Bapak pun bertanya: "Ma'af Bu mengapa tempat duduk ini basah ??". Ibu Muda : "ohh ...ma'af, ini......anu.......minyak wangi saya tertumpah, enggak ada tutupnya.........
Kemudian sang Bapak mengeluarkan Sapu Tangannya dan mulai membersihkan tempat duduk itu. Akan tetapi Ia curiga dengan baunya yang lain, maka diciumnya sapu tangan itu. Akhirnya sambil tersenyum sang Bapak berkata : " Wah......Bu, kalo minyak wangi yang seperti ini sih, Saya punya tutupnya!"


TIKUS SOMBONG
Suatu saat ada 3 ekor Tikus yang sedang ngerumpi dan saling membanggakan diri, asyik bener.
Tikus 1: "Hoi kamu tahu ndak, bagiku perangkap tikus itu nggak ada artinya, malah kalo ada, perangkap itu sengaja aku buat mainan............"
Tikus 2: " Wahh.......itu sih nggak ada apa-apanya! kamu tahu enggak, racun tikus itu sudah seperti keju bagiku, kalau Lapar racun itu kumakan saja.........."
Tikus 3 diam sejenak..........dan tiba tiba langsung ngeloyor pergi tanpa bilang apa-apa. Kedua temannya langsung bertanya, " Hey kamu mau kemana.....?"
Tikus 3: "Sorry aku harus pergi dulu soalnya aku ada kencan sama kucing..................."


MEMBANGGAKAN AYAH
Dua orang anak sedang memamerkan kebanggaan terhadap ayahnya.
Doni : " kamu tahu Terusan Suez di arab ?"
Dana: " ya, memangnya kenapa ?"
Doni : " itu bapakku yang menggalinya "
Dana: " Hebat donk. Tapi tahu nggak kamu Laut Mati ?"
Doni : " Ya tahu "
Dana: " Nah itu bapakku yang membunuhnya "


Menggambar segitiga sama kaki
Pada suatu hari pak Aris dan muridnya belajar matematika.
Pak Aris : "anton, coba kamu bikin segitiga sama kaki!"
Anton : " maaf pak, saya nggak bisa bikin segitiga sama kaki, bisanya gambar segitiga sama tangan."
Pak Aris: " murid koplak ....."





Makan Bakso
Pada suatu hari seorang guru matematika ingin mengetes kepada murid2 nya soalnya bulan depan udah mau ujian akhir semester.
guru:selamat pagi anak2?
murid:selamat pagi pak guru
guru:hari ini pak guru akan mengetes kalian, kalian siap
murid:siap pak guru
guruk: kemarin pak guru mempunyai uang Rp.1500 dan pak guru ingin membeli bakso seharga Rp. 750, lalu yang bapak ingin tanyakan kepada kalian adalah berapa kembaliannya??
murid:Rp. 750 pak
guru:salah
murid:loh Rp.1500 - Rp.750 = Rp.750
guru:nggak gitu nak
murid:loh yang benar gimana dong pak
guru:uang saya kan Rp. 1500 harga bakso tadi Rp.750 masak saya bayar bakso ngasih uangnya Rp.1500 kan enggak enak, jd saya kasih Rp.1000 kan cukup jadi kembalianya Rp.250
bukan Rp.750
murid : iya pak.


 “Burung Pencipta Lagu”
Pak Mig ingin menambah burungnya satu lagi. Suatu hari ia pergi ke pasar burung dan tertarik dengan seekor burung yang dilihatnya.
Pak Mig  : permisi pak, burung yang pandai bernyanyi ini berapa harganya?
Penjual : oh… yang itu 2 juta.
Setelah lama mengamati Pak Mig  penasaran dengan seekor burung lain.
 Pak Mig: kalau yang dari tadi hanya diam itu berapa harganya ?
Penjual : yang itu 5 juta
Pak Mig : lho kok yang diam lebih mahal ?
Penjual : karna yang diam itu adalah pencipta lagunya…
Pak Mig : Woo…. jangkrik  ihh.


TIDAK JADI TAHLILAN
Kakek : Cu, ustad sudah kamu kasih tahu kalo kakek sudah sembuh?
Cucu : Sudah kek!
Kakek : Kamu bilangnya gimana?

Cucu : Pak Ustad, tahlilannya gak jadi
Kakek : cucu kurang ajar.







1 komentar: