SELAMAT DATANG DI WWW.MGMPMAPO.BLOGSPOT.COM

Jumat, 13 Desember 2013

SELAMAT DATANG KURIKULUM 2013

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Dari sekian banyak unsur sumber daya pendidikan, kurikulum merupakan salah satu unsur yang bisa memberikan kontribusi yang signifikan untuk mewujudkan proses berkembangnya kualitas potensi peserta didik.
 Mengapa kurikulum dikembangkan?
Ada beberapa alasan mengapa kurikulum dikembangkan:
 1. Tantangan Internal
     a. Kondisi pendidikan dikaitkan dengan tuntutan pendidikan yang mengacu
         8 standar pendidikan, terutama SKL, standar isi, standar proses, dan standar penilaian; yang harus
         disesuaikan dengan tantangan dan kebutuhan pendidikan;
     b. Pertumbuhan penduduk Indonesia dilihat dari pertumbuhan penduduk usia produktif (15 s.d. 60
         tahun) akan mencapai puncaknya pada tahun 2020-2035 sebesar 70% dari jumlah penduduk
         Indonesia. Pemberdayaan SDM usia produktif menjadi hal yang mendesak dan urgen untuk
         diupayakan peningkatan kompetensi dan skillnya, transformasi ini hanya dapat dilakukan melalui
         pendidikan
2. Tantangan Eksternal
    a. Arus globalisasi dunia yang tidak dapat dibendung dan berkembangnya isu lingkungan hidup dan
        kemajuan teknologi dan informasi;
    b. Diberlakukanya zona peragangan bebas (WTO, AFTA, APEC) yang mengharuskan setiap negara
        membuka pasar perdangannya tanpa proteksi, hal ini dapat dibayangkan produk-produk luar  
        negeri  akan membanjiri pasar domestik, jika tidak disiapakan SDM yang kompetitif , kita akan
        menjadi penonton di rumah sendiri.
    c. Rendahnya prestasi pelajar Indonesia dalam bidang matematika dan saint dalam ajang (PISA dan
        TIMSS)


Jadi tidak dapat disangkal lagi bahwa kurikulum, yang dikembangkan  dengan berbasis pada kompetensi sangat diperlukan sebagai instrumen untuk mengarahkan peserta didik menjadi:
(1) manusia berkualitas yang mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah; dan (2) manusia terdidik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
      berilmu, cakap, kreatif, mandiri; dan 
(3) warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
Untuk mencapai harapan tersebut perlu penyempurnaan pola pikir pembelajaran antara lain:
1. Pola pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat pada peserta didik;
2. Pola pembelajaran satu arah menjadi pembelajaran interaktif;
3. Pola pembelajaran terisolasi menjadi pembelajaran secara jejaring;
4. Pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktif;
5. Pola belajar sendiri menjadi belajar berkelompok(berbasis tim);
6. Pola pembelajaran alat tunggal menjadi berbasis multimedia;
7. Pola pembelajaran berbasis masal menjadi kebutuhan pelanggan (user);
8. Pola pembelajaran ilmu tunggal (monodiscipline) menjadi multidiscipline;
9. Pola pembelajaran pasif menjadi kritis.

Untuk itu kurikulum 2013 menjadi oase dalam upaya peningkatan kompetensi dan skill peserta didik.
Sukses..........................................................
By: Cak hadak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar